Blog, Hotel Belitung, New Normal, Situs Wisata

Tips Berwisata Aman Di Era New Normal

Tips Berwisata Aman Di Era New Normal

Belitung khusus nya kota Tanjungpandan sudah menerapkan protokol New normal pada tanggal 1 juli 2020. Berwisata di era new normal, semua masyarakat diingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi aturan yang ada di tempat wisata. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah penularan dan penyebaran virus covid 19 / Corona. Berikut kita jelaskan 7 tips berwisata aman di era new normal selama pandemi Covid-19 yang diterapkan oleh pihak Travel Belitung Cantik :

  1. Memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum pergi ke tempat wisata
  2. Selalu menggunakan masker selama berada di tempat wisata
  3. Sering mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer
  4. Tetap jaga jarak minimal satu meter
  5. Menghindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung, dan mulut
  6. Saat tiba di rumah, segeralah mandi dan berganti pakaian sebelum kontak langsung dengan anggota keluarga
  7. Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnya dengan cairan disinfektan.

Berikut sejumlah protokol kesehatan yang wajib diterapkan oleh pengelola tempat wisata :

  • Melakukan pembersihan dengan disinfeksi secara berkala
  • Menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun
  • Melakukan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk
  • Mendorong penggunaan metode pembayaran nontunai
  • Menyediakan pos kesehatan yang dilengkapi dengan tenaga Kesehatan

Dengan menerapkan segala protokol kesehatan ini, semua masyarakat tentu akan terhindar dari penularan virus Corona. Namun pastikan dimana pun Anda berada harus tetap memperhatikan panduan dan arahan dari pemerintah guna untuk mengurangi risiko dan dampak dari virus berbahaya tersebut.  Beberapa kota destinasi utama wisata Indonesia termasuk Belitung sedang bersiap membuka destinasi wisata untuk kunjungan wisatawan domestik. Mereka sedang menyiapkan protokol kesehatan untuk masa New Normal.

Agar aman pelesiran, wisatawan harus membangun kebiasan-kebiasaan baru selama masa transisi pembatasan sosial. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diperlukan waktu 30 hingga 60 hari untuk membangun sebuah kebiasaan baru. Tetap menjaga jarak Kini menjaga jarak semakin mudah, karena beberapa tempat yang membutuhkan antrean telah ditandai, untuk menunjukkan lokasi berdiri Anda. Tanda-tanda ini dibuat untuk tetap menjaga jarak aman guna menghindari penularan virus corona.

Jadi, bila pelesiran dan melihat tanda tersebut di loket tiket tempat wisata, loket check in, dan bilik ATM, maka patuhilah. Hal ini tidak hanya untuk melindungi diri sendiri tetapi juga melindungi orang-orang di sekitar kita agar tetap aman, tentram, dan nyaman.

Menggunakan masker saat ini telah menjadi sebuah keharusan, saat berada di luar rumah dan terpaksa tidak bisa menjaga jarak aman. Meskipun saat pelesiran merasa baik-baik saja, tetap dianjurkan untuk mengenakan masker.

Menggunakan masker membantu melindungi diri dari kontak langsung dengan droplet (cairan pernapasan atau air liur) orang lain. Terdapat dua tipe masker antara lain, masker bedah dan masker kain. Masker bedah dirancang untuk pekerja medis atau mereka yang mempunyai risiko tertular lebih tinggi, sedangkan masker kain dapat digunakan masyarakat umum.

Masker yang terbuat dari campuran bahan katun dan chiffon atau katun dan sutra, dianggap efektif dalam menyaring cairan sisa pernapasan dan aerosol. Selain itu, satu masker hanya boleh digunakan oleh satu orang saja. Jadi, jangan pernah menggunakan masker secara bergantian dengan teman ataupun dengan keluarga.

Kebiasaan baru lainnya yang dapat melindungi saat pelesiran di objek wisata, adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah bepergian keluar. WHO membagikan panduan mencuci tangan yang baik dan benar, seperti menyanyikan lagu “Selamat Ulang Tahun” sebanyak dua kali (atau sekitar 20 detik). Namun, bila dihadapkan pada situasi yang sulit untuk mendapatkan sabun dan air, gunakan hand-sanitizer dengan kandungan alkohol.

Wabah Covid-19 memberikan pelajaran yang berbeda kepada setiap orang, salah satunya pola makan. Orang-orang menjadi lebih sering mengkonsumsi makanan rumah. Tapi bila kangen suasana makan di luar, bisa mengunjungi kafe dan restoran favorit. Untuk menjaga diri, bawalahbotol minum dan peralatan makan pribadi. Selain poin-poin tersebut, terdapat aspek lain yang harus dijaga saat fase new normal, yakni berolahraga setiap hari di rumah sebelum dan/atau sesudah melakukan rutinitas harian.

Setelah beberapa bulan sebelumnya kegiatan dan perkonomian sedikit melambat, traveler akan lebih memperhatikan waktu yang dihabiskan untuk berlibur. Yang semula ingin menghabiskan liburan selama dua minggu, mungkin akan dikurangi menjadi satu minggu atau memilih long weekend saja. Selama pandemi belum berakhir dan vaksin Covid-19 belum ditemukan, situasi di tempat tujuan traveling bisa berubah dengan cepat. Diharapkan agar traveler tetap disiplin dan selalu waspada dalam mematuhi protokol kesehatan.  Selalu update mengenai keadaan di lokasi tujuan. Juga bersiap untuk perubahan di menit-menit terakhir jika terjadi kemungkinan pandemi meluas di tempat tujuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *